Biaya Produksi: Pengertian,Tujuan,dan Jenisnya!

Bisnis

Pengertian Biaya Produksi

Apa sih yang dimaksud dengan biaya produksi ? Biaya produksi adalah total biaya yang dikeluarkan oleh suatu perusahaan dalam proses produksi yang bertujuan untuk menghasilkan barang atau produk yang akan dipasarkan.

Ada juga yang menyebutkan bahwa biaya produksi adalah akumulasi biaya yang dikeluarkan selama proses produksi ,mencakup biaya bahan baku , biaya tenaga kerja, dan biaya overhead pabrik.

biaya produksi adalah

Pengertian Biaya Produksi Menurut Para Ahli:

#1. M.Nafarin (2009:497)

“Keseluruhan biaya produksi yang berkaitan dengan barang yang diproduksi , dimana didalamnya terdapat unsur biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik.”

#2. Abdul Halim (1988:5)

“Production cost adalah akumulasi biaya yang berkaitan langsung dengan proses produksi suatu barang dan akan dipertemukan dengan penghasilan para periode saat barang tersebut dijual.”

#3. Mulyadi (1995:14)

“Biaya produksi merupakan keseluruhan biaya yang terjadi untuk mengolah bahan baku jadi bahan siap untuk dijual.”

#4. Hansen dan Mowen (2002:24)

“Biaya produksi adalah biaya yang berhubungan dengan proses pembuatan barang dan penyediaan jasa.”

#5. Amin Widjaja Tunggal (1993:1)

“Biaya produksi merupakan keseluruhan biaya yang berkaitan dengan produksi suatu item(barang) yaitu jumlah dari bahan langsung, upah langsung dan biaya overhead pabrik.”

Tujuan Penentuan Biaya Produksi

#1. Menetapkan Biaya Produksi

Menentukan biaya produksi dengan tepat sangat dibutuhkan untuk kelancaran saat proses produksi . Biasanya dilakukan dengan mengumpulkan dan mencatat semua bukti transaksi yang berhubungan dengan pengeluaran biaya. Dengan pengumpulan semua bukti tersebut akan menghasilkan penetapan production cost yang tepat .

#2. Mengendalikan Biaya

biaya produksi adalah

Dengan adanya bukti transaksi, pencatatan, dan penentuan biaya produksi yang tepat akan membuat tugas manajemen semakin mudah dalam pengawasan dan pengendalian biaya untuk produksi.

#3. Membantu Pengambilan Keputusan

Penentuan biaya produksi untuk membantu suatu perusahaan untuk mengambil keputusan jangka pendek , diantaranya:

  1. Pembelian bahan baku
  2. Pembelian alat produksi
  3. Penentuan harga jual barang jadi

Jenis-Jenis Biaya Produksi

Biaya Produksi dibagi menjadi 5, yaitu :

#1. Biaya Tetap, adalah biaya yang terjadi pada waktu tertentu dengan jumlah yang sama/tetap dan tidak bergantung pada hasil produksi. Misalnya: sewa gedung, pajak perusahaan, biaya administrasi, dan lain-lain.

#2. Biaya Variabel, adalah biaya yang jumlahnya dapat berubah-ubah sesuai dengan hasil produksi. Misalnya: Biaya upah pekerja dan bahan baku.

#3. Biaya Total, adalah keseluruhan biaya tetap dan variabel yang digunakan oleh suatu perusahaan untuk menghasilkan barang jadi untuk dipasarkan dalam satu periode tertentu.

#4. Biaya Rata-Rata, adalah keseluruhan biaya produksi per unit yang dihasilkan. Maksudnya biaya rata-rata ini tergantung dengan total biaya kemudian dibagi dengan jumlah produk yang dihasilkan.

#5. Biaya Marjinal, adalah biaya tambahan yang dibutuhkan ketika proses produksi suatu unit barang jadi. Biaya ini digunakan untuk memperbanyak jumlah barang yang akan dihasilkan.

Contoh Menghitung Biaya Produksi

Suatu perusahaan memproduksi Laptop sedang memperhitungkan biaya produksi unit laptop dari total produksi satu bulan. Biaya bahan langsung sebesar Rp. 15 miliyar dan biaya tenaga kerja langsung sebesar Rp.150 juta. Sedangkan biaya overhead pabrik sebesar Rp. 80 juta. Jumlah barang yang telah diproduksi adalah sebanyak 5.000 unit. Berapakah biaya produksi laptop perunitnya?

Diketahui:

  1. Biaya bahan langsung = Rp 15.000.000.000
  2. Biaya tenaga kerja langsung = Rp 150.000.000
  3. Biaya overhead pabrik = Rp 80.000.000
  4. Jumlah unit yang diproduksi = 5000 unit

Jawab :

Biaya Produksi per unit = (Biaya bahan langsung + biaya tenaga kerja langsung + biaya overhead pabrik )/jumlah unit yang diproduksi

Biaya produksi per unit = ( 15.000.000.000+150.000.000+80.000.000)/5000

Biaya produksi per unit = 15.230.000.000/5000

Biaya produksi per unit = 3.046.000

Total biaya produksi pada bulan yang bersangkutan adalah sebesar 15.230.000.000,- dan apabila dihitung menjadi per unit maka biaya produksi per unit-nya adalh sebesar Rp. 3.046.000,-. Jika perusahaan tersebut menjual laptop tersebut dengan harga Rp. 3.100.000,- per unit maka margin keuntunganny adalah sebesar Rp. 34.000.

Demikianlah penjelasan menganai biaya produksi . Semoga bisa menambah wawasan dan ilmu bisnis Anda . Jangan lupa pantau terus website kami . Terimakasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *