Pendapatan Nasional-Pengertian,Konsep dan Metode

Bisnis

Pendapatan Nasional- merupakan seluruh jumlah penghasilan suatu negara yang diterima oleh anggota masyarakat atau rumah tangga keluarga dalam kurun waktu satu tahun.  Hal ini menjadi indikator untuk mengukur lajunya tingkat perkembangan dan pembangunan suatu negara dari waktu ke waktu .

Manfaat Perhitungan Pendapatan Nasional

Menghitung PN memiliki banyak manfaat tentunya dilakukan untuk mengetahui perkembangan ekonomi suatu negara, berikut manfaatnya:

  • Mengetahui tingkat kemakmuran suatu negara
  • Mengevaluasi kinerja perekonomian dalam skala tertentu
  • Mengukur perubahan perekonomian dari waktu ke waktu
  • Membandingkan kinerja ekonomi antar sektor
  • Sebagai indikator kualitas hidup suatu negara
  • Sebagai indikator perbandingan kinerja ekonomi antar negara
  • Sebagai indikator perbandingan kualitas standar hidup satu negara dengan negara lain
  • Sebagai ukuran dan perbandingan pertumbuhan ekonomi dari waktu ke waktu
  • Sebagai ukuran dan perbandingan pertumbuhan ekonomi dan kekayaan antar negara

pendapatan nasional

Konsep Pendapatan Nasional

Berikut 6 kategori yang harus dimengerti sebelum menghitung pendapatan nasional.

1.Produk Domestik Bruto/ PDB

PDB merupakan jumlah produk barang atau jasa yang dihasilkan oleh beberapa unit produksi dalam batas wilayah suatu negara selama satu tahun.

Rumus :

PDB = Pendapatan Masyarakat DN + Pendapatan Asing DN

2.Produk Nasional Bruto/PNB

PNB merupakan jumlah produk barang atau jasa di suatu negara dalam waktu satu tahun termasuk barang atau jasa yang berada di luar negeri ,tetapi tidak termasuk barang atau jasa yang dihasilkan oleh warga negara asing di dalam negeri.

Rumus :

PNB = PDB – (FPLN – FPDN )

FPNLN = FPLN – FPDN

PNB = PDB – FPNLN

Keterangan :
PNB : Produk nasional bruto
PDB : Produk domestik bruto
FPLN : Faktor – faktor produksi di luar negeri yang ada dalam suatu perekonomian.
FPDN : Faktor – faktor produksi di dalam negeri.
FPNLN : Pendapatan faktor produksi neto dari luar negeri (Net Factor Income From Aboard).

3.Produk Nasional Neto / PNN

PNN merupakan nilai dari PNB dikurangi dengan penyusutan barang modal (capital goods). Termasuk nilai kotor dan bisa menyebabkan kekeliruan saat menghitung.

Rumus :

PNN = PNB – Depresiasi

Keterangan :

PNN : Produk nasional neto
PNB : Produk nasional bruto

4.Pendapatan Nasional Neto/NNI

NNI merupakan pendapatan yang dihitung menurut jumlah balas jasa yang diterima oleh masyarakat sebagai pemilik faktor produksi.

Rumus :

NNI = PNN – Pajak Tidak Langsung

Keterangan :
PN : Pendapatan nasional.
PNN : Produk nasional neto.

5.Pendapatan Perseorangan/PI

PI merupakan pendapatan yang merupakan hak – hak individu dalam perekonomian,sebagai balas jasa keikutsertaannya dalam proses produksi.

Rumus:

PP = PN- LDT – PAS + PBPK + PNBJ

Keterangan :
PP : Pendapatan personal.
PN : Pendapatan nasional.
LDT : Laba perusahaan yang tidak dibagikan atau laba ditahan.
PAS : Pembayaran asuransi sosial.
PBPK : Pendapatan bunga yang diterima oleh Pemerintah dan Konsumen.
PNBJ: Pendapatan non balas jasa, seperti : mentransfer uang kepada seseorang.

6.Pendapatan Disposabel/DI

DI merupakan pendapatan yang secra rill berada ditangan konsumen dan siap untuk dibelanjakan atau ditabung.

Rumus:

DI = PP – Pajak Langsung atau PPh Perorangan

Keterangan :
PP : Pendapatan personal

Metode Perhitungan Pendapatan Nasional

1.Pendekatan Produksi

Perhitungan pendekatan produksi hanya mencangkup perhitungan nilai tambah di setiap lahan produksi .

Rumus =

Y = (Q1 x P1) + (Q2 x P2) + (Q3 x P3) + … + (Qn x Pn)

Keterangan :
Y : Pendapatan nasional
Q1, Q2, Q3 dan Qn : Jumlah jenis barang ke-1, ke-2, ke-3, dan ke-n
P1, P2, P3, dan Pn : Harga jenis barang ke-1, ke-2, ke-3, dan ke-n

2.Pendekatan Pendapatan

Berdasarkan pendekatan pendapatan, pendapatan nasional dihitung dengan menjumlahkan seluruh pendapatan yang diterima masyarakat (pemilik faktor produksi) sebagai balas jasa yang mereka terima dalam proses produksi.

Rumus :

PN = w + i + r + π

Keterangan :
PN : Pendapatan nasional.
w (upah / gaji) : Balas jasa pemilik tenaga kerja.
i (bunga) : Balas jasa pemilik modal.
r (sewa) : Balas jasa pemilik tanah.
π (keuntungan) : Balas jasa pengusaha

3.Pendekatan Pengeluaran

Berdasarkan peendekatan pengeluaran ini, nilai pendapatan nasional dihitung dengan cara menjumlahkan permintaan akhir dari para pelaku ekonomi (konsumen, produsen, dan pemerintah) dalam suatu Negara.

Rumus :

PN = C + G + I + (X – M)

Keterangan :
PN : Pendapatan nasional.
C : Pengeluaran konsumsi rumah tangga.
G : Pengeluaran konsumsi pemerintah.
I : Investasi domestik bruto.
(X – M) : Ekspor neto atau nilai ekspor dikurangi impor.

Demikianlah penjelasan mengenai pendapatan. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *