berbisnis ayam potong

Tips Berbisnis Ayam Potong Dengan Hasil Besar

Bisnis Tips

Berbisnis Ayam Potong- Memulai sebuah bisnis tentu akan membuat anda memikirkan banyak hal, terutama mengenai jenis bisnis yang paling tepat untuk anda jalankan.Memulai sebuah bisnis tentu akan membuat anda memikirkan banyak hal, terutama mengenai jenis bisnis yang paling tepat untuk anda jalankan.

Bisnis tidak selalu dimulai dengan sesuatu yang besar dan bermodal banyak, anda bisa memulainya dengan berbagai bidang yang memang menarik minat anda dan memiliki peluang pasar yang bagus.Jika anda memilih untuk menekuni bisnis ternak, maka beternak ayam potong (ayam broiler) bisa anda jadikan sebagai pertimbangan.

Modal Berbisnis Ayam Potong

Modal awal juga menjadi faktor penentu keuntungan yang akan anda dapatkan , jika Anda memiliki sejumlah modal yang cukup besar, maka peluang Anda untuk mendapatkan keuntungan akan lebih besar pula. Untuk memulai bisnis beternak ayam potong, berikut adalah gambaran modal awal yang dibutuhkan:

#1. Modal Tetap

  • 6 buah kandang ayam (3 x 3 meter) = Rp 3.000.000,-
  • 10 buah tempat minum ayam= Rp 80.000,-
  • 10 buah tempat makan ayam = Rp 60.000,-
  • 5 buah lampu penerang = Rp25.000,-
  • Total modal tetap = 3.165.000,-

#2. Modal Tak Tetap

  • 200 ekor ayam = Rp100.000,-
  • 5 karung konsentrat =Rp600.000,-
  • Obat-obatan = Rp120.000,-
  • Biaya listrik= Rp35.000,-
  • Total modal tidak tetap = Rp855.000,-

berbisnis ayam potong

Tips Berbisnis Ayam Potong

#1. Hitung Persiapan yang Dibutuhkan

Dalam melakukan bisnis perlu diperhitungkan antara modal dan keuntungan . Modal utama dalam menjalankan bisnis ayam potong meliputi modal pendanaan persiapan tempat, bibit ayam, dan makanannya. Pastikan perhitungnnya benar dan tepat saat menghitung modal yang dikeluarkan, sehingga dpat menentukan harga jual ayam potong tersebut. 

#2. Persiapan Tempat

Pastikan kandang siap untuk digunakan menampung anak ayam ternakan Anda. Beberapa hal yang harus anda cermati adalah: lampu penghangat, sekat dan peralatan makan dan minumnya. Pastikan ayam tersebut mendapatkan pencahayaan yang cukup.

#3. Perawatan Maksimal

Selama 2 minggu pertama, Anda harus memperhatikan bibit ayam dengan seksama, apakah ayam tersebut merasa nyaman di kandang atau tidak. Jika terlihat tidak nyaman, Anda memindahkan ke kandang yang lain. Setelah ayam terlihat baik-baik saja Anda cukup memberikan makan 2 sampai 3 kali sehari. Tambahkan dengan pemberian vitamin maupun antibiotik pada ayam 5-10 hari sebelum panen agar ayam lebih sehat.

#4. Jenis Bisnis

Tentukan jenis bisnis yang Anda gunakan , bisnis mndiri atau bekerjasama . Masing-masing jenis ini memiliki keuntungan tersendiri mengenai pendapatan yang akan diperoleh. Pastikan memilih jenis bisnis yang tepat sehingga Anda tidak akan mengalami kerugian.

#5. Pahami Harga Pasar

Ini dilakukan untuk menentukan harga jual daging ayam dipasaran sehingga Anda dapat bersaing dengan pedagang lainnya . Jangan sampai Anda memasang harga tinggi yang membuat pelanggan Anda menjuh . Dan pastikan jangan terlalu rendah itu akan membuat Anda mengalami kerugian .

Demikin tips yang dapat Anda gunakan untuk memulai bisnis pertama Anda. Semoga artikel ini bermanfaat untuk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *