Faktor Naiknya Harga Minyak Mentah RI, Simak Penjelasannya!

Harga rata-rata minyak mentah Indonesia naik hingga 65,49 dollar AS per barrel. Ini terjadi sejak bulan Mei 2021 lalu. Nilai itu naik 3,53 dollar AS per barrel dibandingkan April 2021 yang sebesar 61,96 dollar AS per barrel. Sedangkan di bulan Juni 2021 harganya menjadi US$ 70,23 per barel.

Kenaikan minyak mentah Indonesia ini tak lepas dari pengaruh dari peningkatan harga minyak di pasar Internasional. Hal ini tercantum dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 120.K/HK.02/MEM.M/2021 tentang Penetapan Harga Minyak Mentah Indonesia Bulan Juni 2021 yang diteken tanggal 2 Juli 2021. Kenaikan harga juga dialami oleh ICP SLC sebesar US$ 4,57 per barel dari US$ 66,25 per barel menjadi US$ 70,82 per barel pada Juni 2021.

Ternyata, ada beberapa faktor yang mempengaruhi peningkatan harga minyak ini utama di pasar internasional pada Juni 2021. Yaitu, menguatnya fundamental pasar minyak mentah yang ditandai dengan peningkatan permintaan minyak mentah di AS, China dan Eropa, serta perbaikan aktivitas ekonomi dunia hasil dari percepatan program vaksinasi COVID-19.

Selain itu, juga diakibatkan oleh peningkatan penggunaan kendaraan bermotor saat summer driving season di AS. Apalagi adanya pelonggaran pembatasan aktivitas dan tingkat vaksinasi yang terus meningkat.

Energy Information Administration (EIA) sendiri telah melaporkan penurunan stok minyak mentah AS di bulan Juni 2021 yang cukup signifikan sebesar 24 juta barel. Sebelumnya, stok minyak mentah di AS pada Mei 2021 sebanyak 479,3 juta barel menjadi 452,3 juta barel pada Juni 2021. Penurunan ini menjadi level terendah sejak Maret 2020, serta penurunan stok gasoline yang di luar perkiraan di pertengahan Juni 2021.

Peningkatan harga minyak mentah internasional disebabkan juga oleh meningkatnya permintaan minyak ini global berdasarkan sejumlah publikasi:

#1 IEA (International Energy Agency)

Diketahui dari laporan bulan Juni 2021, memperkirakan permintaan minyak global akan kembali ke tingkat pra-pandemi pada akhir tahun 2022, meningkat sebesar 5,4 juta bopd pada tahun 2021 dan 3,1 juta bopd pada tahun 2022.

#2 OPEC

Diketahui dari laporan bulan Juni 2021, menyampaikan permintaan minyak mentah global di Q2 tahun 2021 meningkat sebesar 11,99 juta bopd (14,4%) dibandingkan di Q2 tahun 2020 dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi dunia sebesar 5,5% di tahun 2021.

Berikut perkembangan minyak mentah utama di pasar internasional pada Mei 2021:

– Dated Brent naik 4,05 dollar AS per barrel dari 64,70 dollar AS per barrel menjadi 68,75 dollar AS per barrel

– WTI (Nymex) naik 3,45 dollar AS per barrel dari 61,70 dollar AS per barrel menjadi 65,16 dollar AS per barrel.

– Basket OPEC naik 3,59 dollar AS per barrel dari 63,24 dollar AS per barrel menjadi 66,83 dollar AS per barrel.

– Brent (ICE) naik 2,98 dollar AS per barrel dari 65,33 dollar AS per barrel menjadi 68,31 dollar AS per barrel.

Sebagai informasi, perkembangan harga rata-rata minyak mentah utama di pasar internasional pada bulan Juni 2021 ialah sebagai berikut:

· Dated Brent mengalami kenaikan sebesar US$ 4,29 per barel dari US$ 68,75 perbarel menjadi US$ 73,04/barel.

· WTI (Nymex) naik sebesar US$ 6,19 per barel dari US$ 65,16 per barel menjadi US$ 71,35/barel.

· Basket OPEC mengalami kenaikan US$ 4,90 per barel dari US$ 66,91 perbarel menjadi US$ 71,81/barel.

· Brent (ICE) naik sebesar US$ 5,10 per barel dari US$ 68,31 per barel menjadi US$ 73,4 /barel.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *